Tempat untuk mendapatkan informasi dan petunjuk atas bisnis saham anda
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 Agustus 2011

Perkiraan IHSG Seminggu Kedepan (1-5 Agustus)

Posted by kliniksaham 07.55, under | No comments

2 Hari terakhir trading minggu lalu, kamis dan jumat, akhirnya IHSG mengalami koreksi sehat. Hari jumat lalu IHSG ditutup di level 4130, yah... masi bisa dibilang aman. Koreksi yang terjadi di IHSG terutama dipimpin oleh saham-saham bluechip berkapitalisasi besar dengan ASII sebagai pemimpinnya. Sedangkan untuk saham second dan third liner, justru masih banyak yang mengalami kenaikan, bahkanada juga yang terkena auto rejection kanan.

Berita untuk seminggu kedepan yang perlu diperhatikan terutama tentang debt ceiling yang tanggal 2 Agustus nanti merupakan deadline untuk pengambilan keputusan. Bila hingga tanggal 2 agustus keputusan untuk peningkatan debt ceiling belum dicapai juga, maka Amerika sudah dipastikan mengalami default. Inilah yang menjadi momok paling menakutkan di benak para investor untuk minggu ini. Namun begitu, bila debt ceiling berhasil dinaikkan, tidak menutup kemungkinan juga indeks regional akan melonjak naik setelah seminggu kemarin terus mengalami koreksi yang cukup dalam.

Untuk IHSG, bila terjadi koreksi, Support psikologis pertama ada di level 4000. Bila benar-benar default dan terjadi krisis, IHSG diperkirakan dapat kembali ke level 3700-3800. Namun, musim keluarnya laporan Q2 yang diperkirakan banyak emiten mempunyai hasil yang bagus sedikit banyak akan menopang IHSG. Trend menjelang lebaran juga dapat menopang IHSG untuk tidak jatuh terlalu dalam.

Untuk tindakan konservatif, disarankan untuk membersihkan portofolio terlebih dahulu hingga kepastian keputusan kenaikan limit utang Amerika dikeluarkan. Namun bila tetap ingin menyimpan portofolio anda, simpanlah saham-saham yang berfundamental kuat dengan laporan keuangan yang bagus karena bila terjadi krisis, saham berfundamental kuat paling cepat pulih. Awasi saham-saham keuangan karena mereka yang paling sensitif terhadap krisis. Tetap disiplin pada trading plan anda, awasi level cutloss untuk menghindari kerugian yang lebih dalam.

Demikian yang dapat disampaikan untuk membantu anda dalam mengambil keputusan investasi dalam seminggu kedepan. Salam cuan

Senin, 25 Juli 2011

Perkiraan IHSG Seminggu Kedepan (25-29 juli)

Posted by kliniksaham 07.33, under | No comments

IHSG minggu lalu ditutup lagi-lagi dengan  mencetak rekor tertingginya di 4106. Penguatan minggu lalu terutama didorong oleh sektor properti karena memang sektor itu termasuk sektor laggard atau telat menyesuaikan ketika pertama kali IHSG menembus angka 4000.

Untuk minggu ini, IHSG diperkirakan akan terus menguat. Bailout baru yang disetujui untuk mengatasi krisis utang yunani pada hari jumat lalu membuat indeks di kawasan eropa terangkat. Terangkatnya indeks terutama didorong oleh sektor perbankan. Laporan keuangan kwartal 2 perusahaan-perusahaan besar di Amerika juga banyak yang melebihi ekspektasi sehingga mendorong wall street untuk naik.

Namun begitu, investor diharapkan tetap waspada terhadap kejadian-kejadian penting yang mungkin dapat menyebabkan crash. Belum adanya kepastian untuk kenaikan batas utang US, juga untuk dikucurkannya QE3 oleh The Fed masi menjadi kekhawatiran utama. Krisis Eurozone juga masih menjadi pertimbangan investor. Pemboman dan penembakan brutal yang terjadi di Norwegia juga cukup menyita perhatian. Dan yang terpenting, tetap perhatikan harga emas yang sudah melonjak tinggi. Saya perkirakan, crash berikutnya datang dari crashnya harga emas. Perhatikan juga efek domino dari crash-nya harga emas.

Untuk seminggu ini, Selective buy masi menjadi jurus yang ampuh agar anda tetap mendapat cuan. Fokuskan perhatian anda pada saham-saham perbankan yang akan dijadikan pendorong untuk IHSG menembus 4200. Trend kenaikkan saham-saham perbankan di eurozone juga dapat mempengaruhi saham-saham perbankan di Indonesia. Pilihlah saham yang berfundamental kuat, dan juga memiliki pola teknikal yang masih bullish. Buat rencana trading anda dan tetaplah disiplin pada rencana tersebut. semoga informasi ini dapat membantu anda dalam berinvestasi. Happy Cuan

Sabtu, 23 Juli 2011

Gold bubble, is it happening? Is it going to burst?

Posted by kliniksaham 20.28, under , | 1 comment

Gold, atau yang kita sering sebut emas, merupakan salah satu unsur kimia bersimbol Au (Aurum) dengan nomor atom 79. Lalu apa yang membuat salah satu unsur kimia ini lebih istimewa daripada logam-logam serta unsur-unsur kimia lainnya? Mengapa logam mulia yang satu ini dipergunakan sebagai alat penyimpan kekayaan dan nilai? Apa yang sebenarnya sedang terjadi pada jenis investasi yang satu ini? kita akan membahasnya satu per satu.

Emas telah menjadi barang berharga sejak jaman dahulu. Bahkan sebelum lahirnya uang kartal, emas dijadikan barang pengganti dalam sistem barter. Emas juga dijadikan sebagai alat tukar nilai. Baru setelah emas dianggap repot untuk dibawa dan tidak praktis, nilai emas digantikan dengan menggunakan uang kartal, tentu saja dengan emas itu sendiri sebagai jaminan nilai yang tertera pada uang kertas dan logam tersebut. Emas dijadikan sebagai alat tukar nilai karena sifatnya yang paling mudah dibentuk dibandingkan dengan logam lainnya. Emas juga paling tahan terhadap oksidasi udara dan air. Intinya, emas dipakai sebagai penjamin nilai karena karakterisiknya yang tetap dan tahan lama serta tidak berubah oleh reaksi-reaksi kimia alami.

Emas dianggap berharga karena memang manusia sendiri yang membuatnya menjadi barang berharga. warna kuning emas yang dianggap indah dan menarik sehingga sering dijadikan perhiasan, simbol kepemimpinan, kedudukan tinggi, kemewahan dan hal-hal lainnya. Emas juga dijadikan alat penjamin nilai mata uang kartal yang menjadi alat tukar utama di dunia ini. Disisi lain, emas memang memiliki kegunaan yang istimewa dibandingkan dengan logam lainnya. Emas mempunyai kegunaan antara lain sebagai penghantar listrik yang baik pada alat elektronik, pelapis yang kuat serta tahan oksidan, dan mudah dibentuk. Namun nyatanya hanya sebagian kecil emas yang benar-benar digunakan karena keunggulannya. Sisanya, alasan-alasan yang dibuat manusia sendiri yang membuat emas ini diburu.

Harga emas semakin meningkat karena dianggap sebagai alat investasi paling aman. Harga emas terus meningkat dari sekitar US $300 /troy ounce hingga sekarang menyentuh US $1.600 / troy ounce. naik lebih dari 500% dalam 10 tahun, atau jika dirata-ratakan, sekitar 50% setahun kenaikkannya. Bandingkan dengan inflasi indonesia yang sekitar 6-7% per tahun dan Amerika yang hanya 2-3% per tahun. Berikut chart harga emas dari tahun 1975 hingga sekarang 


Ada 3 hal mengenai emas yang dapat menjadi pertimbangan bagi anda. Mari kita bahas satu-persatu.

1. Emas sebagai alat investasi

Saya mengasumsikan investasi adalah sebuah aset, entah itu dalam bentuk apapun, yang memberikan value atau income secara terus menerus. Saham, obligasi, Real Estate, bahkan hewan ternak atau mesin-mesin yang digunakan untuk menghasilkan laba termasuk ke dalam kualifikasi sebagai investasi. Hal ini berbanding terbalik dengan kata "Spekulasi" dimana anda membeli sesuatu dengan harapan dapat dijual dengan harga yang lebih mahal di masa depan, namun tidak menghasilkan income atau value secara terus menerus.

Ben Graham, guru dari investor terbesar dan terhebat abad ini, Warren Buffett, pernah berkata bahwa spekulasi adalah "the greater fool theory". Teorinya kira-kira seperti ini "Saya tahu saya bodoh untuk membayar dengan harga tinggi sebuah saham. Namun saya percaya bahwa seseorang yang lebih bodoh (Greater fool) akan datang dan membayar lebih tinggi untuk saham saya." Graham berbicara tentang saham, namun teori tersebut dapat juga diterapkan pada real estate bubble, tulip bubble, dan tentu saja pada emas.
 
Emas tidak memberikan bunga atau dividen dan tentu saja tidak menghasilkan apa-apa. Emas hanyalah salah satu logam yang justru membutuhkan pengeluaran untuk penyimpanan dan asuransinya. Dan yang paling pasti adalah kemampuannya mendatangkan keuntungan bergantung dari kemampuan anda untuk menjualnya di harga yang lebih tinggi. Apakah ini yang anda sebut investasi yang nyaman dan aman ketika harganya sendiri telah melonjak hingga 5 kali lipat dan perdagangannya terlihat semakin ramai dalam keadaan yang semakin tak menentu? 

 2. Emas sebagai alat penyimpan nilai

Banyak yang menyangkal hal pertama dimana disebutkan emas hanyalah sebagai alat investasi, dan juga tidak spekulatif. Mereka beralasan karena sampai saat ini emas adalah benda yang digunakan sebagai penjamin nilai yang sebenarnya dari semua uang yang beredar di dunia ini. itulah sebabnya nilai emas akan tetap dan terus naik. Sayangnya fakta berbicara lain tentang hal ini

"Karena emas adalah alat penjamin nilai" lalu siapa yang menjamin nilainya tetap naik? Dari chart sebelumnya diatas dapat dilihat pada tahun 1980an harga emas sempat naik tajam dan akhirnya turun hingga 70% dalam 2 dekade selanjutnya. Kenaikan emas kali ini jauh lebih dasyat dibandingkan kenaikan tahun 80an. Semakin tinggi naiknya, semakin terbuka ruang untuk jatuh lebih dalam. Dan ini akan terjadi selama periode dimana inflasi  sudah tinggi namun tetap mempunyai kecenderungan untuk terus naik.

Untuk sebuah asset yang dianggap "crisis hedge", emas tetap ikut terhantam pada saat krisis 2008. Harga emas ikut terjun bebas pada periode september-oktober 2008 ketika raksasa Amerika, Lehman Brothers, terpaksa gulung tikar. Jadi masih percaya bahwa emas sebagai investasi yang anti krisis?

3. Emas sebagai "contrarian trade"

Dahulu kala emas dianggap sebagai kontrarian dari pasar modal. Pasar emas terpisah dari pasar modal dimana emas dianggap pergerakannya justru berlawanan dengan pasar modal. Jika pasar modal jatuh, maka emas akan naik harganya. Pemikiran ini didasarkan pada teori dimana bila terjadi krisis di pasar modal, maka arus kas akan berpindah ke pasar emas, dan sebaliknya, bila pasar modal sedang bullish maka arus kas akan berpindah kembali dari pasar emas.

Namun sekarang, perdagangan emas tidak ada bedanya dengan perdagangan saham dan obligasi. Ketertarikan retailer dan institusi Amerika akan perdagangan emas semakin meningkat. Ini dapat dilihat dengan munculnya berbagai ETF (Exchange-Traded Fund) berdasarkan emas seperti SPDR Gold Trust (NYSE: GLD). Tidak kalah dengan Amerika, investor China mulai mengisi portofolio mereka dengan investasi dalam ETF berbasis emas yang mulai marak diperdagangkan di sana. Emas bahkan ikut merasuk ke dalam sistem bank-bank syariah.

Popularitas emas meluas melewati batas kenegaraan, keagamaan, dan budaya. harganya terus naik bersamaan dengan harga saham dan investasi beresiko lainnya sejak tahun 2009 ketika pasar mencapai titik terbawah dari masa bearishnya. Investasi yang bergerak seiring dengan investasi beresiko lainnya apakah tetap dapat dikatakan sebagai investasi yang kontras?

Kontrarian yang sesungguhnya justru melihat popularitas emas yang semakin tinggi sebagai tanda peringatan. Mereka juga mungkin sadar akan kemunduran yang dialami emas sebagai kegunaan lamanya, perhiasan. Di seluruh dunia terjadi pergantian dari penggunaan emas sebagai perhiasan menjadi emas sebagai investasi. Fakta yang ada menyebutkan porsi penggunaan emas sebagai alat investasi melonjak 65 kali lipat dari tahun 2000 hingga 2010

Akhir kata saya menyimpulkan ada 2 alasan mengapa emas diburu. Pertama karena harganya yang dianggap aman dan melindungi pemegangnya dari masa krisis serta inflasi yang tinggi. Kedua, Harganya yang dianggap akan terus naik sehingga dengan membelinya sekarang dan menjualnya di masa datang merupakan investasi yang menjanjikan. Lalu jawaban apa yang akan anda berikan pada orang yang bertanya "mengapa harganya  dianggap aman dan akan naik terus menerus sedangkan jumlah, kualitas, bahkan kegunaan emas tidak bertambah? dan apa yang menyebabkan harga emas akan terus naik?". Apapun jawaban yang akan anda berikan, jawaban anda hanya akan mengandung satu arti, SPEKULASI. Jadi, inikah investasi yang anda anggap aman hingga anda  rela menyerahkan tabungan dan masa tua anda padanya? jawablah untuk diri anda masing-masing.

Minggu, 17 Juli 2011

Saham Bank Of America jatuh menembus level $10

Posted by kliniksaham 19.33, under | No comments

Untuk pertama kalinya sejak Mei 2009, saham Bank of America ( BAC ) turun hingga menembus $10. Harga BAC menyentuh harga $9.88 pada perdagangan hari jumat kemarin. ini membuat BAC sebagai satu-satunya saham single digit diantara empat saham bank terbesar di amerika. Saham perbankan turun seiring dengan isu akan krisis eropa dan hasil stress test yang dilakukan kepada bank-bank di eropa. 

Bank of America adalah salah satu bank yang diselamatkan oleh pemerintah pada saat terjadinya krisis tahun 2009 (subprime mortgage) pada waktu itu, tepatnya pada bulan maret 2009 saham BAC jatuh hingga mencapai $3.14. setelah mendapat bantuan, harga saham ini kembali naik hingga $19.48 pada April 2010. setelah itu harga saham mengalami fluktuasi dengan kecenderungan menurun. Dalam 1 tahun terakhir, saham BAC mengalami penurunan hingga 35% dan membuatnya tercatat sebagai saham dengan performa ketiga terburuk pada Standard & Poor's 500 index. Pada jumat kemarin, harga saham ditutup tepat di harga $10, turun 0.7% dalam day trading.

Cassandra Toroian, presiden dan kepala investasi di Bell Rock Capital mengatakan penurunan harga saham ini merefleksikan kecemasan para investor akan masalah keuangan yang dialami oleh Bank of America sebagai imbas krisis 2009 lalu.

Pada bulan Maret lalu, the Federal Reserve tidak memperbolehkan Bank of America meningkatkan dividennya, mengingat ketidakpastian akan seberapa parahnya masalah yang dialami oleh BAC. Ini merupakan peringatan kepada keempat bank terbesar di amerika. Hal ini juga menimbulkan pertanyaan di antara para investor mengenai apakah bank cukup kuat untuk bertahan pada krisis ekonomi yang akan datang.

Bank of America berada pada tingkat yang lebih buruk dibanding bank besar lainnya seperti JPMorgan Chase & Co. dan Wells Fargo & Co. karena pembelian mortgage yang mencapai $4 miliar pada tahun 2008. nilai itu memang tampaknya kecil bagi bank terbesar di amerika. namun pembelian itu sudah membebani BAC 10 miliar dolar lagi akibat kerugian di Mortgage, denda-denda, pembelian kembali surat-surat hutang, dan litigasi yang mahal.




Perkiraan IHSG Seminggu Kedepan (18-22 juli)

Posted by kliniksaham 18.03, under ,, | No comments

Pekan lalu IHSG berhasil menembus all time high pada hari jumat di level 4023. Rekor baru ini dicetak di tengah-tengah banyaknya isu negatif yang tengah melanda pasar regional. kekhawatiran investor terutama  akan krisis utang eropa dan amerika yang telah menyentuh batas atas toleransi utang yang dapat dipinjam. namun begitu, seakan mengindahkan isu-isu negatif tersebut, IHSG terus menguat hingga ke level tertinggi. Berita bahwa rating indonesia akan dinaikkan menjadi

Saham-saham berkapitalisasi terbesar seperti ASII, BBCA, dan BMRI turut mendorong kenaikan IHSG. ditambah saham-saham lapis kedua yang menyesuaikan harga dengan performa perusahaan pada 2Q2011 ini. Banyaknya saham-saham yang melakukan pembayaran dividen juga ikut membantu mendongkrak IHSG. sektor finance dan consumer goods yang paling mendukung kenaikan IHSG. sedangkan sektor mining bergerak sideway dan infrastruktur masih mengalami bearish. 
untuk seminggu kedepan, isu-isu negatif regional diperkirakan masih akan menekan IHSG. Namun begitu,  kenaikan harga yang terjadi menjelang puasa dapat mempengaruhi saham-saham consumer goods untuk ikut melambung. tingkat inflasi juga akan ikut melambung seiring dengan naiknya harga bahan pokok. berita bahwa peringkat indonesia akan dinaikkan menjadi "investor grade" juga dapat membantu ihsg untuk tetap bertahan.

Support kuat untuk IHSG berada di level 3975. Pada posisi saat ini, IHSG masih berada pada masa bullishnya, namun begitu tetap waspada akan berita-berita regional terutama yang menyangkut krisis eropa dan hutang amerika. perketat pemilihan saham, pilihlah saham yang masih memiliki pola bullish yang kuat serta fundamental yang bagus. perhatikan money management serta managemen resiko. semoga informasi ini dapat membantu para pembaca seminggu kedepan.

Happy Cuan : )

Rabu, 09 Maret 2011

Harga Minyak dan Komoditas lain

Posted by kliniksaham 09.53, under | No comments

Menurut berita, Negara-negara penghasil minyak yang tergabung dalam OPEC setuju untuk menaikkan tingkat produksinya untuk menutupi kekurangan minyak yang terjadi di dunia. 

Seperti yang diketahui, penurunan produksi minyak dikarenakan adanya krisis di timur tengah dan Afrika, antara lain di Mesir dan Libya. Akibatnya terjadi penurunan produksi hingga 2 juta barel minyak mentah per hari.

Senin, 07 Maret 2011

Review IHSG 7 Maret 2011

Posted by Bayu Cahyadi 09.19, under , | No comments

Pada hari ini, 7 Maret 2011, harga minyak menembus harga $105/barrel dan hampir menyentuh angkat $106/barrel. Penyebab utama masi dipicu oleh kisruh yang terjadi di Libya. Bursa Amerika, Indeks Dow

Selasa, 01 Maret 2011

Buffet Siap Kucurkan Dana Besar Untuk Investasi

Posted by kliniksaham 06.55, under | No comments



"Our elephant gun has been reloaded and my trigger finger is itchy," Itulah ucapan investor terkenal, Warren Buffett yang ditulisnya pada laporan tahunan perusahaannya, Berkshire Hathaway. Bila diartikan, Buffet sedang menyiapkan sebagian besar dananya untuk kembali berinvestasi pada perusahaan yang dianggapnya baik.

Senin, 28 Februari 2011

Penyebab Penurunan PGAS

Posted by kliniksaham 20.45, under | No comments


Pada hari Senin, 28 Februari 2011 PGAS turun ke level terendah selama 9 bulan terakhir. Penurunan PGAS sebelumnya terjadi pada akhir bulan Mei 2010. Waktu itu penurunan lebih dipicu karena terjadinya penurunan secara serentak pada indeks bursa dunia karena mencuatnya krisis yang terjadi di Yunani. Karena itu penurunannya hanya bersifat sementara dan kembali ke harga semula seiring dengan pulihnya indeks dunia. Namun apa yang terjadi dengan PGAS saat ini?

Right Issue PGAS benarkah?

Posted by Michael 20.28, under , | No comments

Bila rekan-rekan sekalian sering memantau berita atau bahkan forum-forum, banyak orang mencari alasan untuk menjelaskan penurunan saham PGAS akhir-akhir ini. Mungkin tidak sedikit dari rekan-rekan yang juga mendengar dihembuskannya rumor bahwa PGAS akan melakukan Right Issue. Tetapi apakah benar?

Perkiraan IHSG Hari ini

Posted by kliniksaham 09.19, under | No comments

Berikut Perkiraan IHSG hari ini dari berbagai analisis sekuritas:

Panin Sekuritas:

IHSG pada punutupan perdagangan pekan lalu ditutup menguat +0,13% di 3.443,54. Menguatnya indeks ditengah kekhawatiran pasar akan inflasi global yang meningkat akibat lonjakan harga minyak mentah terkait dengan krisis di Libya. Meski demikian, langkah Fitch menaikkan outlook Indonesia serta kemungkinan BI

Perkiraan IHSG Seminggu Kedepan

Posted by kliniksaham 09.07, under , | No comments


Prediksi IHSG Mingguan

Sepanjang pekan lalu, IHSG bergerak lemah lesu. Secara weekly, IHSG mengalami penurunan dari 3501 pada hari senin, 21 Februari turun menjadi 3444 pada penutupan jumat, 25 Februari lalu atau turun sekitar 57 poin. Berikut rinciannya:

Jumat, 25 Februari 2011

Vallar Rampungkan Akuisisi Bumi

Posted by kliniksaham 14.52, under | No comments

Vallar Rampungkan Akuisisi BUMI 28 Februari 2011. Vallar Plc akan merampungkan transaksi dengan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) pada 28 Februari besok. Selanjutnya, transaksi untuk mendapatkan PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) juga segera Vallar realisasikan.

Fitch Ratings merevisi prospek rating Indonesia

Posted by kliniksaham 09.27, under | No comments

Fitch Ratings merevisi prospek rating Indonesia dari stabil menjadi positif. Revisi prospek ini berlaku untuk issuer default rating Indonesia di BB+. Prospek rating yang positif ini merefleksikan prospek makroekonomi Indonesia yang baik dapat memungkinkan penguatan profil kredit dalam 12 hingga 18 bulan mendatang, meskipun terdapat

Harga Minyak Turun

Posted by kliniksaham 09.24, under , | No comments

Pada akhir perdagangan di bursa Nymex, dini hari tadi tampak harga minyak mentah mengalami penurunan setelah mencapai posisi tertinggi dalam 2.5 tahun belakangan (25/02). Harga minyak mentah Brent sempat nyaris mencapai level 120 dolar per barel. Penurunan harga minyak mentah dipicu oleh rumor liar mengenai kematian Presiden Libya Muamar Gaddafi.

Sumber: http://vibiznews.com/news/commodity/2011/02/25/harga-emas-bergerak-turun-seiring-melemahnya-harga-minyak-mentah

Prospek Saham GIAA

Posted by kliniksaham 06.35, under , | No comments


Yang namanya IPO BUMN, terutama BUMN berpelat merah, selalu membawa polemik. Masih teringat polemik saat IPO-nya BUMN pembuat besi terbesar di Indonesia, Krakatau Steel (KRAS). Saat itu IPO KRAS dinilai terlalu murah dan berpotensi merugikan negara. BUMN pelat merah lainnya yang baru saja IPO

Kamis, 24 Februari 2011

Prospek Saham JSMR

Posted by kliniksaham 10.20, under , | No comments

Lonjakan inflasi yang tinggi seringkali menjadi hal yang menakutkan bagi kebanyakan industri, namun tidak untuk perusahaan jalan tol. Sebut saja, PT Jasa marga Tbk (JMSR) cukup diuntungkan dari lonjakan inflasi sehingga mendongkrak harga sahamnya. Mengapa?


Bergerak Fluktuatif, IHSG Tunggu LK

Posted by kliniksaham 10.07, under | No comments

Pergerakan IHSG dalam 3 hari terakhir dalam minggu ini cenderung fluktuatif dengan adanya tekanan negatif yang lebih besar. Tekanan itu terutama dipengaruhi oleh krisis mesir lalu dan dilanjutkan dengan krisis Libyasekarang yang membuat harga minyak melambung tinggi hingga melewati US$ 100/barel atau tertinggi

Wall Street Anjlok Lagi

Posted by kliniksaham 07.21, under | No comments

Indeks harga saham di bursa Wall Street turun dalam dua hari berturut-turut seiring krisis  Libya yang membawa harga minyak tembus lagi melewati level US$ 100 per barel.

Rabu, 23 Februari 2011

Regional Tertekan, IHSG Cenderung Melemah

Posted by kliniksaham 09.23, under , | No comments

IHSG hari ini masih cenderung melemah mengikuti pergerakan indeks regional. Faktor pelemahan terutama dipengaruhi oleh harga minyak yang melambung tinggi hingga melebihi US$105/barrel dikarenakan krisis yang terjadi di Libya yang mengancam ketersediaan minyak. Para pelaku saham berbondong-bondong menjual